Twit Ulama

TU1

Selamat datang di TwitUlama! Kumpulan twit para ulama dan masyayikh Timur Tengah, yang diambil dari timeline di halaman Twitter mereka -hafizhahumullahu ta’ala- Insya Allah akan terus update nasihat, quote, dan petuah demi tersebarnya dakwah yang mulia ini. Silahkan mengcopy-paste, menyebarkan, dan membagi isi blog selama masih menjaga amanah ilmiah dengan menyertakan sumber.

 

Imam Bukhari asalnya Persia, namun tidak mengurangi keutamaannya. Allah angkat derajatnya karena pelayanannya akan agama
@madanybukhary | Syaikh Hamid Akram al Bukhari, ulama Hadits dari Madinah, pengajar di Masjid Nabawi. 09/04/2015
 Quote
“Aku lewati satu ayat al-Quran kemudian kupahami, sungguh aku sangat ingin semua orang paham seperti aku memahaminya” (Ibnu Abbas)

@HaithamAlheweny |

Syaikh Haitsam al Huwaini, lulusan Fakultas Hadits Universitas Al-Azhar, putra Syeikh Abu Ishaq al Huwaini. 26/4/2015

 Quote
Jalan meraih kesuksesan dan kemenangan: Anda gantungkan hati Anda hanya kepada Allah.
@Alruhaili_Abdu | Syaikh Prof. Dr Abdullah ar Ruhaili, guru besar Ilmu Hadits Universitas Tahibah, Madinah, Saudi Arabia 25/3/2016
 Quote
Tak cukup sekedar sibuk, pertanyaannya adalah apa yang membuat Anda sibuk?
@salman_almeshal | Syaikh Salman al Misy’al, Imam dan Khatib Masjid ar Rifa’, Fiuz, Bahrain. 17/5/2016
 Quote

 

“Engkau takut pada manusia padahal Allah lebih pantas Engkau takuti” (al Ahzab: 37)
Ibnu Utsaimin berkata:
Apabila kata-kata yang agung ini ditujukan untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka bagaimana seharusnya dengan kita?

@DrAhmadAlbatli – Profesor bidang Ilmu Sunnah di Universitas Al Imam, Riyadh.

28/8/2016

 Quote

 

‘Amr bin Qays berkata:”Mereka (para salaf, red) membenci jika ada seseorang yang memberi sesuatu pada anaknya kemudian anak itu menampakkan pemberian tersebut sehingga dilihat orang miskin sehingga anak miskin itu menangis (karena tidak mampu memberi kepada keluarganya, red) atau dilihat anak yatim sehingga anak yatim itu menangis (karena tidak ada orang tua yang memberinya, red)

@DrAhmadAlbatli – Profesor bidang Ilmu Sunnah di Universitas Al Imam, Riyadh.

16/3/2016

 Quote

 

Syaikh Ibn Baz berkata:
Menampakkan kebaikan, menyebarkannya dan mengajak manusia kepadanya adalah hal yang dianggap asing pada zaman ini. Hal ini disebabkan oleh keterasingan islam yang semakin meluas, sedikitnya para da’i yang mengajak pada kebenaran dan banyaknya para da’i yang mengajak pada keburukan.

@BassamAlshatti – Dr Bassam asy Syaththi, Dosen pengajar ‘aqidah dan dakwah di Universitas Kuwait.

26/12/2016

 Quote

 

Wajib seorang hamba menerima segala ketentuan hukum Allah, baik yang sifatnya ringan ataupun berat.

فَإِن لَّمْ يَسْتَجِيبُوا لَكَ فَاعْلَمْ أَنَّمَا يَتَّبِعُونَ أَهْوَاءَهُمْ ۚ وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللَّـهِ
“Maka jika mereka tidak memperkenankan seruanmu, maka ketahuilah itu artinya mereka hanya mengikuti hawa nafsu. Dan siapakan yang lebih sesat dari orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan meninggalkan petunjuk Allah” (QS: al Qashash: 50)

@alnajdi1 – Dr Muhammad al Hamuud an Najdi, Doktor dalam bidang akidah, Imam dan Khotib di Masjid Shobaah An Naashir.

25/11/2016

 Quote

 

Imam Al-’Aqiliy meriwayatkan dengan sanad yang shahih, bahwa Imam Al-Auza’i berkata kepada para pelaku perbuatan bid’ah (yang sudah tegak hujjah atas mereka) ketika mereka ingin menyatukan perbuatan bid’ah mereka dengan sunnah “Seandainya ini adalah perkara (muamalah) duniawi, tentu ada toleransi. Akan tetapi ini adalah perkara agama (yang tidak bisa ditawar-tawar)

@almonajjid- Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid, pengasuh web IslamQA.

4/12/2016

 Quote

 

Setelah masa ibadah yang telah dilaksanakan pada bulan Ramadhan, kita perlu mengingat firman Allah : “Dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.” Janganlah kamu merasa berjasa dengan amalmu di hadapan Allah. Jangan merasa bangga, kagum dan tertipu dengan amal-amalmu sangat banyak.
@almonajjid – Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid, pengasuh web IslamQA.
7/7/2016
 Quote

 

Di antara sebab mendapatkan taufik dari Allah adalah dengan memperbanyak ibadah sunah setelah menunaikan ibadah yang wajib. Dalam hadits qudsi Allah berfirman: “Dan hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan ibadah sunnah sampai aku mencintainya…”

@dr_alqassem – Syaikh Abdul Malik bin Abdurrahman Al-Qasim, salah seorang murid dari Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh at-Tamimi.

28/12/2016

 Quote

 

Siapa yang merasa cukup dengan Allah… manusia akan memerlukan dirinya…

@DrDaghashAlajmi. Dr.Dhagsy al Ajmi, Doktor dalam bidang Akidah, dosen di Universitas Kuwait. Penulis dan pentahqiq buku-buku seputar Akidah.

13/6/2016

 Quote
Advertisements

Published by

twitulama03

Sederhana, Penuh Makna, Dari Para Ulama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s